Berdirinya Partai Demokrat Berawal Dari Popularitas SBY

Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) adalah salah satu perwira ABRI (sekarang menjadi TNI) yang sangat cemerlang tingkat karirnya. Berawal dari jelang reformasi  tahun 1998, SBY menjadi ketua Fraksi ABRI di MPR. Saat di area politik inilah SBY mulai dikenal luas berbagai kalangan terutama para tokoh politik. Saat pemilu pertama era presiden Abdurahman Wahid, SBY diangkat menjadi Menteri Pertambangan dan Energi. Kemudian dipindah menjadi Menteri Koordinator Politik Sosial dan Keamanan. Setelah Abdurahman Wahid atau Gus Dur dilengserkan, dan kemudian Megawati naik menjadi presiden, SBY tetap menjadi menteri tapi berubah nama menjadi Menteri Polhukam.

Karena figure SBY yang sering muncul di televisi dan ditambah mempunyai tampang yang menurut para ibu-ibu, gagah dan ganteng menambah popularitas SBY. Hal ini menjadi memunculkan ide beberapa tokoh salahsatunya Vence Rumangkang dan dibantu oleh Sutan Batoegana membawa SBY untuk menjadi seorang pemimpin bangsa yaitu menjadi presiden. Agar cita-cita ini terwujud memerlukan kendaraan politik yang cukup yaitu dengan mendirikan partai politik sebagai partai pengusung dan atas inisiatif SBY tahun 2001.Vence Rumangkang mengajak beberapa tokoh intelektual yang kompeten untuk membantu mendirikan partai politik, hingga terbentuk tim. Tim ini diantaranya : Dr. Ahmad Mubarok. MA, Drs. A. Yani Wachid (alm), Prof. Dr. Subur Budhisantoso, Prof. Dr. Irzan Tanjung, RMH. Heroe Syswanto NS, Prof. Dr. RF. Saragih. SH. MH, Prof. Dardji Darmodihardjo, Prof. Dr. Ir. Rizald Max Rompas, dan Prof. Dr. T Rusli Ramli. MS. Berawal dengan terbentuknya Tim Krisna Bambu Apus kemudian berubah menjadi Tim 99. Tim 99 ini sesuai dengan tanggal lahir SBY tanggal 9 September dan untuk memenuhi minimal syarat sesuai Undang-Undang Kepartaian minimal 50 orang sebagai pendiri partai.

Pada tanggal 10 September 2001, Partai Demokrat didaftarkan kepada Departemen Kehakiman dan HAM. Kemudian tanggal 25 September 2001 terbitlah Surat Keputusan Kementrian Hukum dan HAM nomor M.MU.06.08-138 tentang pendaftaran dan pengesahan Partai Demokrat. Dan pada tanggal 9 Oktober 2001 Departemen Kehakiman dan HAM mengeluarkan Lembaran berita Negara Nomor : 81 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Partai Demokrat dan Lambang Partai Demokrat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *.

*
*
You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>